So... today gue mau cerita tentang gue bikin paspor. It's not a fancy story tapi lumayan bermakna di hidup gue.
Tahun 2017 tahun dimana hidup gue rasanya kayak dibanting. I felt like I was in a dark age. Dark sekali sampe I dunno which tunnel I was in and there was no way back or any light. It was so dark. Fortunately, I passed that time. It is fine now haha.
Here, karena gue udah pengen banget punya paspor sejak gue kecil tapi gak kesampean-kesampean. Ya karena belum ada kepentingan juga untuk buat paspor hehe. But finally, sesuatu hal yang menurut gue mewah akhirnya bisa gue milikin jugaa... Yeay...
Sabtu, 04 April 2020
RESET
Reset /rēˈset/
v.
set again or differently
Selama ini gue selalu wondering rasanya reset. Entah
itu life reset, device reset, reset perasaan dan hal lainnya yang kita imagine
bisa resetted. Gue selalu nggak punya keberanian atau confidence untuk
melakukan reset. I’ve always been putting my last back up into my devices. Terkadang
hal itu malah memberikan banyak keburukan dan bikin aku gagal move on.
Rabu, 24 April 2019
Me as Hopers
Human a.k.a manusia, adalah mahkluk yang kadang nggak bisa kita prediksi. Entah pikiran mereka, hati mereka, perasaan mereka ataupun tindakan mereka.
Kadang kita berpikir seperti
Kadang kita berpikir seperti
"Orang ini udah percaya banget dan pro banget sama gue, pasti dia ngerti apa mau gue dan bakal ngelakuin seperti apa yang gue mau."
Kamis, 07 Maret 2019
Aku dan Kebahagiaan
Selama ini gue merasa gue ga pernah bahagia. Gue merasa ditolak dihina diinjak dicaci ga pernah dianggap. Oke tolong jangan menghakimi dulu, karena itu menurut gue. Tapi hari ini di dalam angkot ijo sesak ini gue menyadari suatu hal yang harusny udah gue sadari sejak dulu kala. Bahwa tidak seharusnya gue hidup atas pandangan orang lain.
3 orang wanita masuk ke dalam angkot yang telah hampir sesak ini. Terlihat sedikit kikuk karena tak pernah naik angkot, mungkin. Dua diantaranya duduk di sebrangku, mengobrol bercanda dan membahas banyak hal. Engga, gye ga nguping cuman denger aja.
Lalu aku yang memang suka memperhatikan orang tak sengaja melihat wajahnya. Aku tidak jatuh cinta, melainkan memperhatikan wajahnya dengan seksama dan melihat apa yang ada di wajahnya. Terlintaslah pikiran laknat itu dalam otakku
"Hmm itu wajahnya banyak flegnya ... hmm wajah gue juga kayak gitu sih, tapi kayaknya wajah gue lebih baikan deh... coba ada si kaka disini, gue mau nanya deh.. 'wajah gue kayak gitu gak? Bagusan mana wajah gue sama dia' "
Jumat, 12 Oktober 2018
Review- Aruna dan Lidahnya
Inih... One of the movie bulan oktober yang masuk ke list gue. Tapi, kalau bukan karena temen gue, mungkin gue bakal tetep ngerasa kalo this movie is not worth to watch tough it has Nic and Dian. They got into my list just because of Nic and Dian. I thought that it would be like other Indonesian's romance cliche movies. I admit it now, I was wrong. This movie was awfully took me to another world. Lebay ya... hehhhehe tapi bener gitu kok.
Jadi dimulai karena tiba-tiba lidah Mbak Aruna merasa kelu, engga sih, hehehhe. Her tongue kind of could not taste the right taste from some foods which made her crazy. So her bestie, Bono (Nicholas Saputra), suggested her to take a vacation together, as it had been a long time since the last time they went vacay together. Seperti yang udah kita tebak, that this movie will tell a lot about foods, yups, jadi mereka rencana vacay untuk kulineran. Keduanya setuju buat pergi, eeehhh beberapa hari kemudian, Mbak Aruna ternyata ditugasin buat investigasi ke beberapa daerah gitu. Jadilah mereka pergi ke lokasi-lokasi Mbak Aruna harus kerja dan teteeep kulineran.
Kamis, 06 September 2018
Dear the Worst Time
Kalo biasanya
gue bahas hal2 yang mungkin ga penting banget atau hmmm ga jelas… kali ini gue
pengen kasih tulisan spesial buat temen2 gue. Hehehehe
So…
To my Worst
time a year ago,
Dear my
friends that contributed in that time, I would say thank you from the deepest.
To be honest I cannot be this mature without all what you’ve done that time. So
thank you for all the worst times you’ve been given to me. Although it was really
hard for me to accept the reality and starting over, I am very glad for that
scars to be happened. I did deal with lots of stuff because of you guys for a
year. It turned out to be the worst year in my life. But I’m still
grateful.
Saying that I
have forgiven you is still a hard thing. However, I’m still trying to give the thing called forgiveness. I know in your side you might always think that what you’d done to
me was right. Well, I do understand that. But for me it was really not right
and I believe in that. Truthfully there always been a slight thought that you
guys might understand what I mean. But I know that we are not one person as in
every person has their own thoughts.
In this life
full of upside down, I hope you can survive, well I think you will despite of
everything. But I do dearly hope that there will be no one to be your next
target. I do sincerely hope that your life will be better.
For those who
always stood for me in my worst time, I'm so grateful to be able having your
care that time. It was really nice of you guys. :)) though your care did not
really heal me thoroughly, but it also played a big role in my life. Thank you
for calming me down, thank you for your hugs. Thank you for your companies, for
those hateful and calming words, for all the swearing and your presents.
I end my war here.
Sabtu, 30 Juni 2018
Salah Sangka
Puhleeaasee..
Tolong jangan salah sangka sama gue!! hahahahhahaa
Iya, jadi
malem ini temen gue tiba2 ngechat gw, nanyain pertanyaan yang aneh.
Enggak
aneh2 banget si.. Cuman dia jarang aja nanya kayak gitu.
Biasa gue
yang nanya, apa kabar? Lagi dimana? Lagi ngapain?
Udah
kayak pacar posesif gak si?
Dia temen
gue, cewek, asal jawa tengah, medok, ngapak original. Well, sekarang kalo
ngomong basa indonesia udah engga semedok dulu sih. Tapi masih kedengeran medok
dikit lah.
Sebelum
gue ceritain isi chatnya, mending gue kasih tau dulu kondisi cuaca saat ini.
Sekarang
hari sabtu, malem, hujan barusan banget berhenti. So, it feels like a bit
gloomy.
Gloomy,
dingin, petang, basah dan berisik (tetangga sebelah lagi nonton piala dunia).
Saat gue
lagi enak2nya dengerin musik dan nonton MV-nya dari youtube di HP butut gue,
tiba-tiba HP gue munculin notif. *Jreng* Gue biarin lah sampe MV-nya selesai.
Gue kepo, karena gak biasa2nya, HP gue rame notif di sabtu malam.
Langganan:
Postingan (Atom)
When The Rainbow Becomes Grayish
I dedicated this to myself who has always been flourishing to survive in every condition. It all started in 2017 when this girl almost gra...
-
I dedicated this to myself who has always been flourishing to survive in every condition. It all started in 2017 when this girl almost gra...
-
Selama ini gue merasa gue ga pernah bahagia. Gue merasa ditolak dihina diinjak dicaci ga pernah dianggap. Oke tolong jangan menghakimi dulu...
-
Inih... One of the movie bulan oktober yang masuk ke list gue. Tapi, kalau bukan karena temen gue, mungkin gue bakal tetep ngerasa kalo t...
